10-November-2024 | Dilihat: 618 kali
Garut, 10 November 2024 — Menyambut peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2024, Yayasan Dharma Husada Insani Garut kembali mengajak seluruh pegawai yayasan termasuk civitas akademika STIKes Karsa Husada Garut untuk menghidupkan semangat juang dalam mengabdi kepada masyarakat. Yayasan ini, sebagai Badan Penyelenggara pendidikan tinggi kesehatan di Garut, berkomitmen untuk mendorong mahasiswa, dosen, dan staf agar menjadi “pahlawan” di bidang kesehatan. Dengan berlandaskan semangat kepahlawanan, Yayasan mengusung berbagai program dan langkah nyata demi meningkatkan kepedulian kesehatan di tengah masyarakat.
Ketua Pembina Yayasan, Dr. H. Hadiat, MA, menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai kepahlawanan bagi generasi muda, terutama bagi mereka yang akan berkiprah dalam pelayanan kesehatan. “Menjadi pahlawan di bidang kesehatan tidak hanya soal menguasai ilmu dan keterampilan, tetapi juga tentang kepedulian, pengabdian, dan pengorbanan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam semangat Hari Pahlawan, Yayasan telah menyiapkan serangkaian langkah konkret, mulai dari kegiatan sosial hingga edukasi nilai kepahlawanan. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Yayasan Dharma Husada Insani mendorong para mahasiswa dan dosen untuk berpartisipasi langsung dalam program pengabdian masyarakat melalui layanan kesehatan gratis. Program ini akan menjangkau daerah-daerah tertentu di Garut yang memerlukan perhatian lebih dalam bidang kesehatan. "Terjun langsung di masyarakat bukan hanya memberikan pengalaman, tetapi juga membangkitkan jiwa pengabdian yang sejati," tutur Dr. Hadiat.
Untuk lebih mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat, Yayasan mengharapkan kegiatan bakti sosial kesehatan secara berkala, mengajak mahasiswa dari berbagai program studi untuk memberikan layanan dan edukasi kesehatan. Program ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkaya pengalaman lapangan para mahasiswa.
Sebagai bentuk apresiasi, Yayasan telah memberikan penghargaan bagi mahasiswa, dosen, atau staf yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam bidang kesehatan dan pengabdian masyarakat. Seperti yang telah kami sampaikan beberapa waktu yang lau pada acara Wisuda dan Angkat Sumpah Lulusan STIKes Karsa Husada Garut Tahun Akademik 2023/2024 "Penghargaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai pendorong bagi semua pihak agar selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam tugas mereka," tambahnya.
Yayasan mengingatkan bahwa menjadi pahlawan bisa dimulai dengan menjalankan peran masing-masing secara optimal. “Setiap mahasiswa, dosen, dan staf memiliki perannya masing-masing. Kita semua adalah pahlawan jika kita mengerjakan tugas kita dengan penuh integritas dan dedikasi,” kata Ketua Pembina Yayasan.. Pesan ini diharapkan mampu menginspirasi semua pihak di STIKes Karsa Husada untuk bekerja dan belajar dengan semangat pengabdian yang tulus.
Semangat Hari Pahlawan ini bukan hanya seremonial, tetapi Yayasan berharap dapat menjadi momentum kebangkitan jiwa pengabdian di kalangan mahasiswa. Yayasan menekankan bahwa pahlawan di era kini adalah mereka yang mampu beradaptasi, terus belajar, dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Teruslah menjadi pahlawan di bidang kesehatan, kobarkan semangat kepahlawanan dengan tindakan nyata. Jadikan ilmu yang kalian miliki sebagai jalan untuk menolong dan melayani masyarakat. Inilah kontribusi nyata kita untuk bangsa,” pungkas Dr. Hadiat.
Dengan semangat yang sama, Yayasan Dharma Husada Insani Garut berharap peringatan Hari Pahlawan ini dapat membawa perubahan positif dalam civitas akademika STIKes Karsa Husada Garut, menjadikan mereka pahlawan modern yang terus berkarya di bidang kesehatan.***