25-Oktober-2025 | Dilihat: 381 kali

PELANTIKAN SENAT AKADEMIK STIKES KARSA HUSADA GARUT PERIODE 2025–2029 : Bersinergi Membangun Integritas Akademik di Stikes Karsa Husada
...

Garut, 24 Oktober 2025 — Aula STIKes Karsa Husada Garut pada Jumat pagi (24/10/2025) menjadi saksi momen penting bagi keluarga besar civitas akademika, yakni Pelantikan Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Akademik STIKes Karsa Husada Garut periode 2025–2029.
Acara ini berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh Ketua Pembina, Komite Etik, Ketua Umum Pengurus, dan Unsur Pengawas Yayasan Dharma Husada Insani Garut (DHIG), serta Ketua STIKes Karsa Husada Garut, para dosen, tenaga kependidikan, dan tamu undangan.

 

Dalam sambutannya, Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut, Dr. H. Hadiat, MA menegaskan bahwa pelantikan Senat Akademik merupakan amanat Statuta STIKes, khususnya Pasal 62 dan Pasal 64, yang menempatkan Senat sebagai lembaga strategis dalam menjaga arah kebijakan akademik, etika ilmiah, dan mutu pendidikan tinggi.

Senat bukan sekadar forum formal, tetapi kompas akademik penentu arah keilmuan, etika, dan nilai akademik yang menjadi jantung kehidupan perguruan tinggi,” ujar Ketua Pembina.
“Tanpa kompas yang jelas, kapal besar bernama STIKes bisa terseret arus kepentingan dan kehilangan arah. Karena itu, keteguhan dan kearifan anggota Senat menjadi kunci menjaga arah perjalanan lembaga ini.”

Di akhir sambutan, Ketua Pembina mengajak seluruh civitas akademika menjadikan momentum pelantikan ini sebagai kelanjutan dan  awal dalam memperkuat tata kelola akademik.

Mari kita jadikan STIKes Karsa Husada Garut sebagai mercusuar ilmu pengetahuan, benteng moralitas, dan taman kebijaksanaan di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, dalam sambutan perdananya, Ketua Senat Akademik terpilih STIKes Karsa Husada Garut, Hasbi Taubah Ramdani,S.Kep., M.Kep., M.Pd menyampaikan refleksi mendalam tentang makna jabatan yang diembannya.

Ia menegaskan bahwa menjadi Ketua Senat bukanlah sebuah kehormatan pribadi, melainkan amanah moral yang menuntut integritas, keberanian, dan kebijaksanaan.

Menjadi Ketua Senat bukan kursi untuk bersandar, melainkan tangga untuk berjuang.
Bukan tempat bersembunyi di balik aturan, tetapi ruang untuk menegakkan nilai dengan keberanian dan kebijaksanaan
,” ucapnya dengan penuh keteguhan.

“Di pundak Senat terletak kewajiban luhur — menjaga marwah akademik, menegakkan mutu pendidikan, dan menjadi penjaga nurani institusi.”

Ketua Senat juga menggambarkan hubungan antara Yayasan, Pimpinan STIKes, dan Senat Akademik sebagai tiga pilar penopang rumah besar STIKes Karsa Husada Garut.

Yayasan adalah sumber nilai, pimpinan kampus adalah penggerak strategi, dan Senat adalah penjaga arah moral serta akademik. Ketiganya tidak saling mendominasi, tetapi saling melengkapi demi cita-cita bersama: menjadikan STIKes Karsa Husada Garut unggul, religius, dan berwawasan global.”

 

Beliau menegaskan bahwa Senat baru akan menjalankan fungsi dengan hati terbuka, pikiran jernih, dan komitmen kuat untuk bersinergi, tanpa kehilangan independensi ilmiah yang menjadi martabatnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah arus globalisasi dan transformasi digital, jati diri akademik harus tetap dijaga.

“Senat harus menjadi tempat di mana perbedaan pendapat dirawat dengan hormat, di mana kritik bukan dianggap ancaman, tetapi cermin untuk memperbaiki diri,” ujarnya.
 

Dalam kesempatan itu, Ketua Senat juga menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada Ketua dan Anggota Senat periode sebelumnya, yang telah menorehkan fondasi kuat dalam menjaga etika ilmiah dan ketenangan berpikir di tengah perbedaan.

Kami belajar dari keteladanan Bapak dan Ibu bahwa menjaga nilai tidak selalu mudah, tetapi justru di situlah letak kehormatan sebuah lembaga. Kami akan melanjutkan perjuangan ini dengan semangat yang sama, menjaga dan memperkuat warisan nilai yang telah ditanamkan.”

 

Kedua sambutan dari Ketua Pembina dan Ketua Senat terpilih berpadu dalam satu semangat yang sama: membangun STIKes Karsa Husada Garut sebagai institusi yang unggul dalam mutu dan bermartabat dalam nilai.

Keduanya sepakat bahwa kekuatan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya program studi atau jumlah mahasiswa, tetapi dari konsistensi menjaga integritas akademik, etika ilmiah, dan keberpihakan pada kemanusiaan.

 

Acara pelantikan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, menandai awal baru perjalanan Senat Akademik periode 2025–2029.

Momentum ini sekaligus menjadi simbol sinergi harmonis antara Yayasan, pimpinan kampus, dan Senat Akademik dalam mengawal mutu dan nilai di STIKes Karsa Husada Garut  menuju masa depan yang unggul, religius, dan berwawasan global.

Selamat untuk Senat STIKes Karsa Husada Garut Periode 2025 -2029.