08-November-2024 | Dilihat: 847 kali
Garut, 6 November 2024 - Wisuda STIKes Karsa Husada Garut yang digelar di Hotel Santika Garut hari ini menjadi lautan emosi dan rasa syukur yang mendalam. Para orang tua wisudawan, dalam kesederhanaan dan kebahagiaan, tak kuasa menahan air mata ketika anak-anak yang mereka cintai, satu per satu, melangkah maju mengenakan toga, menerima gelar akademik mereka. Tangisan syukur, tawa bahagia, dan pelukan hangat menjadi saksi dari perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama.
Seorang ayah, dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan perasaannya, “Ini benar-benar seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ucapnya, sambil menyeka air mata yang berlinang di pipinya. “Betapa panjang malam-malam yang kami lalui, penuh doa dan pengorbanan. Setiap langkah, setiap kesulitan, akhirnya terbayarkan di hari ini. Melihat anak kami di panggung, saya tidak bisa berkata-kata, hanya bersyukur kepada Allah atas karunia ini.”
Para wisudawan yang kini menyandang gelar dari STIKes Karsa Husada Garut tidak hanya merayakan pencapaian mereka, tetapi juga merasakan kehadiran dan cinta yang tiada henti dari orang tua yang selalu ada di balik setiap pencapaian. Setiap malam yang mereka lalui, setiap doa yang mereka panjatkan, setiap peluh yang jatuh untuk biaya pendidikan, adalah ikhtiar tanpa pamrih dari orang tua tercinta.
Di tengah suasana penuh hikmat, seorang ibu dari salah satu wisudawan dengan suara bergetar penuh haru menyampaikan, “Rasanya baru kemarin saya menemani dia di tengah malam ketika dia lelah belajar. Saya tahu jalan yang ia tempuh begitu berat, tapi hari ini, semua terbayar. Hati ini penuh rasa syukur, hingga kata-kata pun tak bisa menggambarkan,” ucapnya dengan senyum yang dihiasi air mata bahagia.
Acara wisuda dan angkat sumpah ini berlangsung khidmat, diiringi dengan pidato yang penuh inspirasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar dan Banten, Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut, dan Ketua STIKes Karsa Husada Garut. Dalam pidatonya, mereka mengingatkan para lulusan agar selalu menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme, serta tak melupakan pengorbanan dan perjuangan orang tua. “Ingatlah, kesuksesan ini adalah buah dari doa dan dukungan tanpa pamrih dari orang tua kalian. Lanjutkanlah perjalanan ini dengan rasa syukur dan jadilah pribadi yang membanggakan mereka,” ujarnya, disambut dengan haru.
Bagi para orang tua, momen ini adalah bukti nyata dari kekuatan doa dan usaha yang tak kenal lelah. Dalam senyum, tangis, dan doa yang dipanjatkan di hati, mereka melihat buah dari segala perjuangan ini—anak-anak yang kini siap melangkah ke dunia, membawa kebaikan dan manfaat bagi masyarakat.
Hari ini bukan hanya menjadi hari kelulusan bagi para lulusan STIKes Karsa Husada Garut, tetapi juga menjadi hari kemenangan bagi setiap orang tua yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan doa demi melihat anak-anak mereka sukses. Dengan penuh rasa syukur dan harapan, mereka melepas putra-putri mereka untuk menjalani tugas mulia sebagai tenaga kesehatan, yang tidak hanya terampil secara profesional, tetapi juga penuh integritas dan kasih sayang.
Sungguh hari yang penuh makna bagi para wisudawan dan keluarga. Selamat kepada seluruh lulusan STIKes Karsa Husada Garut dan kepada orang tua yang hari ini telah menyaksikan indahnya jawaban dari setiap doa mereka.***