10-Oktober-2024 | Dilihat: 694 kali

SUPERVISI YAYASAN DHARMA HUSADA INSANI GARUT : Membangun Pendidikan Kesehatan Berkualitas di STIKes Karsa Husada Garut
...

Garut, 10 Oktober 2024. Dalam upaya terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan, Yayasan Dharma Husada Insani Garut baru saja menyelesaikan supervisi tahunannya terhadap STIKes Karsa Husada Garut. Acara penyampaian hasil supervisi Yayasan tahun 2024 ini menjadi bukti nyata komitmen yayasan dalam mendukung pengelolaan pendidikan yang lebih baik, lebih profesional, dan lebih berdaya saing. Tidak hanya sebuah formalitas, supervisi ini bertujuan memperkuat sinergi antara yayasan dan STIKes, sehingga tercipta harmoni kerja yang menghasilkan lulusan berkualitas yang siap bersaing di dunia kesehatan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Dharma Husada Insani Garut menegaskan bahwa pendidikan kesehatan yang mereka kelola bukan hanya sekadar soal mengajar, tetapi juga bagaimana mencetak lulusan yang memiliki kompetensi yang unggul dan beretika baik. "Supervisi ini adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa Yayasan dan STIKes Karsa Husada Garut senantiasa berjalan pada jalur yang benar, mengutamakan kualitas, integritas, dan profesionalisme," tegasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara yayasan, STIKes, dan seluruh civitas akademika dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai hambatan dapat diatasi, dan peluang untuk inovasi dapat terus dikembangkan. "Kolaborasi yang baik akan menghasilkan output yang baik pula, dan ini akan membawa manfaat besar tidak hanya bagi STIKes KHG, tetapi juga bagi masyarakat luas yang akan kita layani," tambahnya.

Sambutan penuh apresiasi datang dari Ketua STIKes Karsa Husada Garut, yang mengakui bahwa supervisi ini adalah langkah konkret dari Yayasan Dharma Husada Insani Garut dalam mendukung peningkatan mutu di STIKes. Dengan adanya pembinaan yang dihasilkan dari supervisi ini, ia berharap seluruh elemen di STIKes semakin termotivasi untuk bekerja lebih profesional dan berdedikasi.

Tidak hanya itu, Ketua Pembina Yayasan juga menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan kesehatan. Beliau menyoroti perlunya pengembangan dalam Tri-Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan kesehatan. Beliau juga menyebut beberapa terobosan yang bisa dilakukan, seperti pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi dan virtual reality dalam pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian masyarakat, serta kerja sama antar unit untuk mendukung kelancaran seluruh proses akademik dan manajerial di STIKes.

Prof. Dr. H. Uman Suherman, AS, M.Pd., sebagai Ketua Komite Etik Yayasan sekaligus sebagai penanggungjawab supervisi Yayasan ini, menyampaikan hasil secara keseluruhan suoervisi ini dan pentingnya penyusunan SOP dan dokumen penunjang lainnya yang perlu direvisi untuk mendukung tata kelola yang lebih baik. Menurutnya, hal ini penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme STIKes.

Supervisi ini diakhiri dengan seruan untuk tetap bersyukur atas pencapaian yang telah diraih, namun juga tidak lengah dalam memperbaiki apa yang masih kurang. Komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif antara yayasan dan STIKes diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan, baik dalam aspek sumber daya manusia, fasilitas, maupun standar operasional yang ada.

Acara penyampaian hasil supervisi ini bukan hanya sebuah laporan, melainkan langkah nyata untuk mendorong kemajuan STIKes Karsa Husada Garut. Dengan dukungan penuh dari Yayasan Dharma Husada Insani Garut, diharapkan STIKes mampu terus berinovasi, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, dan beretika.

Tidak diragukan lagi, supervisi ini adalah bagian dari upaya tak henti untuk menjaga mutu pendidikan yang akan terus ditingkatkan ke depannya. Masyarakat luas dapat menantikan dampak positif dari kerja sama antara yayasan dan STIKes ini dalam membentuk masa depan kesehatan yang lebih baik.***