22-Februari-2024 | Dilihat: 1140 kali
Pada hari Rabu, 21 Februari 2024, Yayasan Dharma Husada Insani Garut bersama dengan STIKes Karsa Husada Garut menggelar rapat kerja di Ruang Rapat I Sekretariat. Pukul 10.00, rapat dimulai dengan Ketua Pembina Yayasan, Dr. H. Hadiat MA., memimpin pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan dari kedua lembaga.
Agenda rapat mencakup empat poin utama, yaitu perkembangan proses perubahan bentuk prodi baru, format laporan tahunan STIKes KHG, laporan Sipenmaru tahun akademik 2022/2023, dan rencana kenaikan gaji pokok pegawai STIKes sebesar 8%. Rapat dipimpin dengan tertib dan penuh keterlibatan dari semua peserta.
Dr. H. Hadiat MA., dalam pembukaan rapat, menyoroti pentingnya laporan tahunan sebagai instrumen utama untuk melangkah ke depan. Beliau menekankan evaluasi kuantitas dan kualitas perkembangan prodi, serta menyoroti perlunya perubahan bentuk institusi dan pembukaan Prodi Gizi sebagai langkah strategis.
Prof. Uman Suherman AS., dari Komite Etik Yayasan DHIG, memberikan masukan mengenai laporan LP4M STIKes dan perlunya selektivitas dalam rekruitment dosen kontrak. Beliau juga membahas rencana kenaikan gaji pokok, menekankan perlunya keseimbangan antara insentif dan kemampuan yayasan.
Ketua STIKes Karsa Husada Garut, H. Engkus Kusnadi, menyampaikan evaluasi format laporan tahunan dan perluasan fokus pada kualifikasi dosen. Ia juga menggarisbawahi perlunya rekruitment yang selektif dan perhatian terhadap uji kompetensi.
Dalam kesempatan berikutnya, Drs. H. M. Adjidin, MSi. Ketua Pengawas Yayasan DHIG, menyoroti pentingnya pada penambahan dosen dengan fokus pada kualitas perkuliahan.
Budi Setiabudi, Bendahara Umum Yayasan DHIG, membahas jalur prestasi sebagai alat untuk meningkatkan akademik dan non-akademik. Selain itu, ia membahas rencana kenaikan gaji pokok dan penyesuaian golongan, serta perlunya perencanaan yang baik.
Ketua Umum Pengurus Yayasan DHIG, H. Suryadi M.Si, menyoroti pemenuhan rekruitment dan penyesuaian golongan pegawai. Beliau juga membahas pilihan antara PNS atau di atas UMK yang perlu disesuaikan dengan kondisi.
Anggota Pengawas Yayasan DHIG, H. Kusnadinata, memberikan penawaran untuk peningkatan pemasaran melalui iklan dan stiker, sambil mempertimbangkan kenaikan gaji pokok dan pola pengajian yang sesuai.
Dalam kesimpulan, hasil rapat mencakup perubahan format laporan tahunan, rekrutmen alumni untuk program Talent Scouting, dan kenaikan gaji pokok sebesar 8% yang telah dianggarkan. Penyesuaian pengajian pegawai dan rekruitment tenaga ahli untuk penyusunan kurikulum juga menjadi fokus langkah-langkah selanjutnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk mengikuti perkembangan hasil rapat ini dan mengadakan pertemuan lanjutan guna merinci langkah-langkah implementasi. Semua peserta sepakat untuk terus bersinergi demi kemajuan Yayasan Dharma Husada Insani Garut dan STIKes Karsa Husada Garut.(redaksi)***