13-Oktober-2025 | Dilihat: 435 kali
Garut, Jumat 10 Oktober 2025 — Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut melakukan kunjungan kerja ke Perpustakaan STIKes Karsa Husada Garut, didampingi oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan, pimpinan STIKes , yaitu Wakil Ketua I, II, dan III, Kepala BAUK, serta Ketua Unit Perpustakaan.
Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan akademik dan pengelolaan sumber daya informasi di lingkungan STIKes Karsa Husada Garut. Fokus pembahasan diarahkan pada optimalisasi fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar, peningkatan akses digital, serta pengembangan fasilitas dan kegiatan literasi akademik yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Arahan Ketua Pembina Yayasan
Selain memberikan bantuan sejumlah buku dari donatur, dalam kesempatan tersebut, Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut memberikan sejumlah arahan strategis yang menjadi panduan pengembangan perpustakaan ke depan.
Beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas koleksi referensi dengan mendorong perpustakaan untuk lebih aktif mengajukan daftar referensi buku dari para dosen dan ahli di bidang kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan farmasi. Menurutnya, perkembangan ilmu kesehatan yang begitu cepat menuntut adanya pembaruan literatur secara berkala, agar referensi yang digunakan selalu relevan dan mutakhir (up to date) dengan kebutuhan akademik.
Selain itu, Ketua Pembina juga menyampaikan bahwa koleksi perpustakaan saat ini telah memenuhi standar minimum akreditasi, namun tetap diperlukan evaluasi berkala untuk memastikan setiap buku memiliki edisi terbaru dan sesuai dengan kurikulum program studi yang berlaku.
Terkait dengan sarana dan prasarana, beliau mendukung penuh rencana pengembangan dan perluasan ruang perpustakaan, termasuk penataan ulang ruang baca, penambahan meja baca, serta pemisahan ruang Skripsi dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) agar suasana belajar lebih kondusif dan fokus.
Lebih lanjut, Ketua Pembina menegaskan pentingnya peningkatan konektivitas dan akses digital di area perpustakaan melalui penyediaan jaringan internet cepat dan stabil untuk mendukung kegiatan literasi digital, pencarian referensi daring, serta akses ke basis data ilmiah nasional maupun internasional.
Beliau juga menilai bahwa langganan jurnal elektronik resmi (e-journal atau i-journal) menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung kegiatan riset di STIKes. Dengan sistem tersebut, sivitas akademika dapat mengakses referensi ilmiah secara lebih luas, baik berdasarkan judul, tahun, maupun bidang ilmu, serta menjalin kerja sama pertukaran data dengan perguruan tinggi lain.
Sebagai penutup arahannya, Ketua Pembina mendorong agar perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga berperan aktif sebagai pusat kegiatan ilmiah melalui penyelenggaraan seminar, pelatihan, dan workshop literasi informasi serta pengelolaan referensi ilmiah.
Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dan dosen dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan sumber informasi ilmiah secara efektif dan etis.
Tanya Jawab dan Diskusi
Dalam sesi tanya jawab, beberapa hal penting yang mengemuka antara lain terkait akses jurnal elektronik, kebutuhan fasilitas tambahan seperti penambahan meja baca dan ruang Skripsi/KTI, serta rencana pelaksanaan seminar mengenai manajemen perpustakaan dan literasi digital sebagai bentuk peningkatan kapasitas sivitas akademika.
Rekomendasi Rapat
Berdasarkan hasil pembahasan dan arahan Ketua Pembina, beberapa tindak lanjut utama, yaitu:
Catatan :
Perpustakaan perguruan tinggi berfungsi sebagai pusat sumber belajar yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan koleksi buku, buku elektronik, jurnal, dan sumber lainnya yang lengkap, perpustakaan berkontribusi besar terhadap pencapaian tujuan akademik, memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, serta mendukung pengembangan ilmiah di lingkungan institusi.
(Tim Redaksi Yayasan Dharma Husada Insani Garut)
Diterbitkan: Jumat, 10 Oktober 2025
Sumber: Liputan langsung Tim Redaksi Media yaasan ke Perpustakaan STIKes Karsa Husada Garut
***