04-September-2025 | Dilihat: 601 kali

PELANTIKAN KETUA STIKES KARSA HUSADA GARUT PERIODE 2025–2029: ESTAFET OBOR PERJUANGAN PENDIDIKAN KESEHATAN
...

Garut, 4 September 2025 – Yayasan Dharma Husada Insani Garut (DHIG) resmi melantik Ketua baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut untuk periode 2025–2029. Acara pelantikan digelar di Auditorium Yayasan DHIG, Jl. Subyadinata No. 7 Garut, dengan dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, mantan Bupati Garut Dr. Rudi Gunawan, SH., MH., MP., hingga jajaran pimpinan perguruan tinggi, organisasi profesi, rumah sakit, dan mitra kerja sama STIKes KHG.

Dalam prosesi penuh khidmat tersebut, kepemimpinan STIKes KHG secara resmi beralih dari Bapak H. Engkus Kusnadi, M.Kep. yang telah memimpin selama tiga periode, kepada Dr. Iwan Wahyudi, M.Kep. sebagai Ketua baru periode 2025–2029.

            Ketua Pembina Yayasan DHIG, Dr. H. Hadiat, M.A., dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan “estafet obor perjuangan” yang diwariskan dari para pendiri hingga generasi penerus.

“Alhamdulillah hari ini obor perjuangan itu terus menyala, bergulir dari Pak Engkus Kusnadi kepada Dr. Iwan Wahyudi. Obor ini bukan hanya cahaya bagi Ketua STIKes KHG, tetapi juga untuk ribuan mahasiswa, seratusan lebih  dosen dan tendik , dan masyarakat luas yang menaruh harapan pada kampus ini,” ujar Dr. Hadiat dengan penuh haru.

Beliau menegaskan dukungan penuh Yayasan DHIG kepada Ketua baru dalam mengemban amanah, serta mengajak seluruh civitas akademika untuk bekerja sama mewujudkan visi STIKes KHG menjadi kampus unggul, religius, dan berwawasan global.

            Ketua Pembina juga memberikan penghargaan tinggi kepada Bapak Engkus Kusnadi, M.Kep. atas dedikasi dan kepemimpinannya selama tiga periode. Di bawah kepemimpinannya, STIKes KHG mencatat berbagai capaian gemilang, antara lain:

  • Jumlah mahasiswa aktif meningkat hingga sekitar 2.000 orangbeberapa tahun terakhir ini.
  • Tersedianya 2 program profesi (Ners dan Bidan) serta 6 program studi unggulan lainnya, dengan rencana pembukaan Prodi S1 Gizi yang sedang berproses.
  • Tingkat kelulusan uji kompetensi nasional mahasiswa mencapai rata-rata di atas 95%, menjadikan STIKes KHG salah satu kampus kesehatan terbaik di Priangan Timur dan Jawa Barat.
  • Publikasi dosen meningkat signifikan: 6 publikasi bereputasi Scopus, 10 jurnal internasional bereputasi, dan lebih dari 110 jurnal nasional terakreditasi.
  • Kerja sama strategis dalam dan luar negeri dan kerjasama internal  dengan total 119 MoU hingga Agustus 2025.

Selain capaian besar tersebut, Dr. Hadiat juga mengisahkan cerita  nyata mahasiswa dari pelosok Garut Selatan yang berhasil menjadi perawat profesional, serta seorang dosen muda yang sukses menembus publikasi internasional. Kisah ini, menurutnya, adalah bukti nyata bahwa STIKes KHG bukan hanya tempat belajar, tetapi juga “tempat membangun masa depan, melahirkan harapan, dan mengubah kehidupan.”

Pesan untuk Ketua Baru

            Dalam pesannya kepada Ketua STIKes KHG yang baru dilantik, Dr. Hadiat menegaskan lima hal penting:

  1. Melanjutkan capaian baik kepemimpinan sebelumnya.
  2. Menjaga dan memperbesar “obor perjuangan” menuju transformasi menjadi Institut/Universitas Kesehatan unggul.
  3. Memperkuat pembinaan soft skill mahasiswa dan civitas akademika.
  4. Melanjutkan gerakan kebersihan dan kerapihan kampus sebagai bagian pembinaan karakter.
  5. Melakukan penyesuaian pimpinan dan anggota senat sesuai ketentuan dengan prinsip keterbukaan dan integritas.

            Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama setelah  sambutan dari Bupati Garut yang memberikan arahan penting tentang pembangunan SDM berkualitas di Kabupaten Garut.

Dengan dilantiknya Dr. Iwan Wahyudi, M.Kep. sebagai Ketua STIKes KHG periode 2025–2029, diharapkan kampus ini terus menjadi mercusuar pendidikan kesehatan di Garut, Jawa Barat dan Indonesia, melahirkan tenaga kesehatan profesional, berintegritas, religius, dan berkepribadian luhur. ***