03-Agustus-2025 | Dilihat: 519 kali

STIKES KARSA HUSADA GARUT MENYONGSONG DIES NATALIS KE-18 TAHUN 2025 : MENYATUKAN TRADISI, INOVASI, DAN HARAPAN MASA DEPAN KESEHATAN BANGSA
...

Garut, 3 Agustus 2025 —Di tengah gegap gempita langkah-langkah perubahan dan tantangan zaman, lembaga pendidikan tinggi kesehatan ini merayakan tonggak sejarah penting: Dies Natalis ke-18 — sebuah momentum perayaan atas dedikasi, perjuangan, dan inovasi yang tak henti-hentinya demi mencetak insan kesehatan profesional, religius, dan berintegritas.

Sebagai manifestasi dari Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia melalui SK Mendiknas No. 129/D/O/2007, Yayasan Dharma Husada Insani Garut sebagai Badan Penyelenggara pendidikan tinggi kesehatan di bawah izin pemerintah/negara, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjalanan penuh semangat yang telah ditorehkan oleh STIKes Karsa Husada Garut dalam kurun waktu 18 tahun ini.

Ketua pembina Yayasan, Dr. H. Hadiat, MA  menyampaikan atas nama segenap jajaran “Yayasan Dharma Husada Insani Garut, mengucapkan Selamat Dies Natalis ke-18 Tahun 2025 untuk STIKes Karsa Husada Garut. Semoga STIKes terus menjadi garda terdepan dalam membentuk tenaga kesehatan unggul, bermartabat, dan berjiwa pengabdian.”

Juga kami menyampaikan ucapan dan  apresiasi setinggi-tingginya kepada:

  • Para dosen yang tidak hanya lelah mengajar, tapi membimbing jiwa
  • Para tenaga kependidikan yang menjaga detak kampus tetap hidup
  • Para mahasiswa yang belajar dengan semangat dan pengabdian
  • Para alumni yang membawa nama baik kampus ke berbagai penjuru negeri
  • Dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjuangan ini

Ucapan ini tentunya bukan basa-basi. Yayasan menyadari betul bahwa di balik prestasi STIKes selama ini, ada kerja keras para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh pemangku kepentingan, serta civitas akademik lainnya . Dari ruang praktik ke pelosok desa, dari bangku kuliah ke medan pengabdian—semuanya bersatu dalam semangat "Ilmu untuk Kehidupan, Kebaikan untuk Sesama."

“Kita semua tahu bahwa tantangan ke depan tidak akan ringan. Dunia kesehatan terus berubah. Teknologi bergerak cepat. Tantangan etika dan kemanusiaan semakin kompleks. Namun saya yakin, dengan kolaborasi yang solid, komitmen moral yang kuat, dan dukungan spiritual yang tak henti-henti, STIKes akan terus menjadi pelita”.

“Perjalanan 18 tahun ini adalah bukti bahwa STIKes bukan sekadar institusi pendidikan—tetapi rumah besar bagi harapan bangsa dan masa depan pelayanan kesehatan Indonesia. Teruslah tumbuh, teruslah bersinar, dan jadilah mercusuar peradaban kesehatan di Priangan Timur dan Tanah Air.” ujar Dr. Hadiat.

Catatan Prestasi dan Langkah Strategis ke Depan

Dalam usia yang ke-18 tahun 2025 ini, STIKes Karsa Husada Garut telah menunjukkan performa luar biasa:

  • Akreditasi “baik sekali” untuk seluruh  program studi (8 Program Studi)
  • Ribuan alumni terserap di lapangan kerja nasional termasuk  internasional, berupa tenaga kesehatan profesional: perawat, bidan, apoteker, analis kesehatan, tenaga teknis kefarmasian.
  • Kemitraan strategis dengan Instansi Kesehatan, Dinas Kesehatan,  berbagai rumah sakit, puskesmas, dan termasuk diantaranya  institusi luar negeri
  • Digitalisasi kampus melalui STIKes Smart dan sistem informasi akademik terpadu

Selain itu yayasan juga  menyampaikan bahwa keberhasilan STIKes hari ini tidak bisa dilepaskan dari cita-cita luhur para pendahulu, kerja keras para dosen dan tenaga kependidikan, serta dukungan penuh masyarakat Garut yang telah menjadikan kampus ini sebagai kebanggaan daerah.

Lebih dari itu, STIKes Karsa Husada Garut juga, sekarang  sedang bersiap menyongsong transformasi kelembagaan menjadi Institut Kesehatan, yang akan membuka cakrawala baru bagi pengembangan ilmu dan pelayanan pendidikan yang lebih luas dan kompetitif.

 

Penutup: Dari Garut untuk Indonesia Sehat

Dies Natalis ini bukan hanya milik civitas akademika STIKes, tetapi milik seluruh masyarakat . Dari Garut, dari kampus sederhana namun penuh cahaya, telah lahir tenaga-tenaga kesehatan yang menjadi penjaga kehidupan di banyak penjuru negeri.

“Teruslah melangkah, dalam keyakinan dan dedikasi, bahwa ilmu yang diajarkan hari ini adalah penyelamat nyawa esok hari”.

 

Redaksi: Tim Jurnalis Yayasan Dharma Husada Insani Garut -Dokumentasi by Humas***