13-Mei-2025 | Dilihat: 1046 kali
Garut, 12 Mei 2025 — Hari ini, dunia memperingati Hari Perawat Internasional, bertepatan dengan 205 tahun kelahiran Florence Nightingale, tokoh pelopor keperawatan modern. Peringatan ini menjadi momen refleksi terhadap kontribusi luar biasa para perawat dalam sistem pelayanan kesehatan, serta tantangan berat yang mereka hadapi setiap hari.
Perawat merupakan garda terdepan yang bekerja dalam kesenyapan. Banyak dari mereka harus menjalani jam kerja panjang, bahkan ketika membawa bekal saja ke tempat kerja, kadang sering kali tidak sempat menikmati bekal makanan yang dibawa. Tidak sedikit pula perawat perempuan yang tetap menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi meskipun dalam kondisi hamil, sambil memastikan pelayanan kepada pasien tetap optimal dan aman.
Dalam semangat memperingati Hari Perawat Internasional ini, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan tinggi kesehatan yang konsisten mencetak perawat profesional yang tangguh, beretika, dan berintegritas tinggi, sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia kesehatan dan kebutuhan masyarakat.
Berlokasi di dua kampus, yaitu Kampus 1 di Jl. Subyadinata No. 7 Garut dan Kampus 2 di Jl. Nusa Indah No. 24 Garut, STIKes Karsa Husada Garut terus mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, empati, serta kesiapan kerja di lapangan, termasuk di wilayah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan.
Menghargai Perjuangan Para Perawat, Menumbuhkan Generasi Pelayan Kesehatan Masa Depan
Hari Perawat Internasional tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, tetapi juga ajakan untuk menyadari pentingnya peran perawat dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang bekerja dalam keterbatasan, namun tetap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Yayasan DHIG bersama STIKes Karsa Husada Garut mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung profesi keperawatan, serta mendorong kemajuan pendidikan tinggi kesehatan agar semakin banyak generasi muda yang tumbuh menjadi pelayan kesehatan yang profesional, humanis, dan siap mengabdi di seluruh penjuru negeri. ***